YNa - Article and News

Sunday, March 27, 2005

The Messenger, 'Nakal' dan Penuh Surprise

Ruang Galeri Kreasi di Forum Blogfam mendadak 'hot' sejak hadirnya 'The Messenger'. "Bikin penasaran abis!," teriak Ucha. Memang The Messenger bikin penasaran. "Penggemar setia udah ngga sabar menunggu," kata Erfi. Wow The Messenger banyak dinanti. "Top abiez deh pokoknya!," puji Linda. The Messenger banyak mengundang decak kagum. Heboh!.
'The Messenger'? Apaan sih :D.

'Cerfet'
Maknyak, founder Komunitas Blogger Family (Blogfam) menjelaskan sesuatu, "Persis seperti adegan pertandingan lari di dunia olah raga. Penulis A akan menyerahkan tongkat estafet penulisan kepada penulis B dan penulis B setelah menulis akan menyerahkan tongkat kepenulisan kepada penulis C, begitu seterusnya sampai mencapai garis FINISH yang berupa ending cerita tersebut."

Sesuatu yang dijelaskan Maknyak di atas tak lain adalah The Messenger (TM), sebuah cerita fiksi bersambung (cerbung) yang mulai diposting 8 Februari 2005 lalu di ruang Galery Kreasi Forum Blogfam. Tidak seperti cerbung lainnya, TM memiliki keunikan tersendiri yaitu ditulis oleh empat orang. Ya, empat!.

Mereka, Elsa yg biasa dipanggil Sa pemilik 'Sketsa Hati', 'Just Another Fool' alias Jaf, Tuteh si Floresian Girl, dan Uyet yang punya 'the art of misty mind', secara bergantian menulis dan membangun cerita TM. Dan karena ditulis empat orang inilah, TM diberi label oleh Maknyak sebagai fiksi 'cerfet' alias 'cerita estafet'.

"Penulisan seperti ini memerlukan kerja team yang hebat dan kuat. Masing-masing penulis, sebagaimana dalam lomba lari estafet, harus saling mendukung cerita. Sekali saja penulis lengah, akan bubarlah keutuhan ceritanya," kata maknyak yang juga menyatakan kegembiraannya melihat maraknya penulisan cerfet di Gallery Kreasi Blogfam.

Pencarian 'Korban'
Sa menuturkan bahwa penulisan cerita keroyokan atau sebuah cerita fiksi juga puisi yang ditulis oleh lebih dari satu penulis telah dimulai dari milis-milis dan forum-forum tentang menulis dan sastra. Hanya, masih kata Sa, cerita yang ditulis melebar kemana-mana dan terkesan acak-acakan, karena siapapun bisa bebas ikutan dan menuangkan idenya.

"Siapa aja bisa menjadi yg berikutnya dan malah seringnya ga ketahuan ujungnya sampai keberapa kali setelah menulis. Mungkin karena aku orangnya ga suka yang acak-acakan, jadi muncul ide mustinya gini gitu dan sebagainya," jelas wanita yang bermukim di Belanda ini.

Dengan ide itulah, Sa berniat mencari 'korban' untuk diajak bekerja sama menulis cerita fiksi model cerfet. Korban pertama Sa adalah Tuteh, yang karya-karya cerpennya Sa lihat di blog Tuteh dan sering dikirim ke Galery Kreasi Forum Blogfam.

"Dari situ aku ajak Tuteh untuk buat cerita bersama, dan Tuteh seneng dengan ide itu. Jadilah cerfet pertama kami berjudul 'Sketsa Hati Tuteh' yang diposting di forum Blogfam," kata Sa yang juga menjelaskan bahwa cerfet ini penulisannya menggunakan aturan-aturan tertentu.

Sukses dengan cerfet pertama, Tuteh dan Sa ketagihan. Kali kedua, Sa menambah korban yaitu Rudy dan mereka bertiga menghasilkan cerfet 'Tell Them What You Think'.

"Seru ceritanya! Dan buat Tuteh menulis keroyokan bisa nambah pengalaman karena kita lebih tertantang dan harus bisa mengendalikan diri, ego kita akan terikat," kata Tuteh yang mulai gemar menulis puisi dan cerpen sejak SD ini.

Sa disebut Tuteh sebagai biangnya cerfet, sedang Tuteh dianggap Sa sebagai jiwa dari sebuah cerfet. Jadilah sejoli cerfet ini mencari korban berikutnya untuk 'proyek cerfet ketiga' mereka.

"Pilihanku jatuh pada Jaf. Kenapa? karena tulisan-tulisan dia tentunya dan komen-komennya di Blogfam. Lalu terkirimlah email tantangan. Eh dia menjawab dengan gagah berani," urai Sa dengan jenaka.

Jaf sendiri menyatakan menerima tantangan Sa itu meski awalnya ragu karena merasa gaya tulisannya akan berbeda dengan Sa atau Tuteh.

"But why not. Saya tertantang karena merasa ini kesempatan langka buat belajar nulis. Bayangin aja, baru belajar tapi udah punya audiens. Itu kan kesempatan yang langka banget dan mahal," tambah Jaf sambil tergelak.

Tidak hanya Sa mendapat korban Jaf, tapi ternyata Jaf juga mendapat korban lainnya, yaitu Uyet. Lewat chatting online di internet, Jaf mengajak Uyet bergabung.

"Sewaktu pertama diajak pak Jaf nulis fiksi rame-rame itu, aku menolak secara halus. Tapi pas cerita dimulai, entah kenapa aku berubah pikiran, there's something attracted me into," kata Uyet yang ternyata penggemar Spongebob ini.

Ide 'Nakal'
----
Klik, Yahoo Messenger..
Yahoo! ID: mpus_imut70.
Ia mengelus kepala kucing kesayangannya lalu kembali mengetik..
Password: patricia
…connecting to yahoo as mpus_imut70..
Ah, dia masih online..
Triiing..!
Belum sempat mengetik, sebuah jendela kecil sudah muncul di layar komputernya.
Lelakikelam: cepet bener, say.. pasti ngebut ya.. hati2 dong..
Mmm.. dia menunggu rupanya..
Mpus_imut70: enggak kok. Rumahku deket aja. Tapi aku tepatin janji kan? I’m back. Lagian di kantor aku takut sendirian, mas..

---

Jaf yang mendapatkan kesempatan pertama menulis dengan memunculkan judul serta ide cerita TM ini, banyak memasukkan unsur dialog chatting menggunakan Yahoo Messenger seperti potongan cerita di atas. Sebuah ide yang diangkat dari kisah pribadinya, saat dirinya tinggal jauh dari keluarga dan membutuhkan teman untuk sekedar mengobrol berbagi cerita.

"Saya dulu sering nyari teman lewat chatting di internet, tapi sayang rata-rata nggak mau temenan sama cowok. Akhirnya saya penasaran. Saya pake ID nama cewek. Hasilnya, ruarrrr biasaaa.. ," jelas Jaf yang akhirnya menyesal sekaligus bangga dengan penyamarannya di dunia cyber karena sampai ada teman chattingnya, seorang pria yang menyatakan cinta padanya bahkan memberikannya hadiah lewat internet.

Disinggung mengenai kesan promosi salah satu media chatting di internet, yaitu Yahoo Messeger dalam ide ceritanya, Jaf yang menyatakan kapok berperan 'wanita' ini mengatakan, "Wah nggak kepikiran tuh. Tapi image yahoo sudah besar kok. Nggak di promosikan sama kita saja dia sudah besar.. hehe," guraunya.

Meskipun begitu Jaf menjelaskan kalau TM yang hanya bersifat internal ini ingin dikomersilkan, maka harus hati-hati, dalam arti perlu izin sama Yahoo. "Mau yang lebih gampang lagi, nggak usah masukkan kata yahoo nya," kata Jaf memberi solusi.

Mengenai ide judul dan cerita TM ini, Tuteh, Sa dan Uyet sebagai penulis berikutnya menyatakan tak ada masalah dan bahkan mereka seperti mendapat tantangan. "Pak Jaf dapat kesempatan pertama. Nah, orang pertama itu lah yang harus punya ide cerita, yang laen mah tinggal ngikut aja," kata Tuteh pasrah tapi senang :D.

Maknyak yang juga terus mengikuti perkembangan cerita TM berpendapat kalau cerita TM sangat menarik, terutama bagi masyarakat cyber yang akrab dengan chatting, blogging dan foruming. "Cerita itu seolah-olah mengajak masyarakat cyber untuk berkaca dan mentertawakan diri sendiri," tambahnya.

--
Lelakikelam: hehe.. setanmu dan setanku kan sudah sering 'setan-setananan' di chatting.. *kipas-kipas, mulai gerah*
Mpus_imut70: justru itu, mas. aku tambah takut ketemu.. Udah ah, mas. ngomongin yang lain aja *buka kancing baju, gerah juga*
Lelakikelam: Hmmm.. *melotot liat sesuatu di balik baju*
Mpus_imut70: udah dong ah. kalo masih ngomongin itu, aku dc aja deh.

--

Ikutan gerah ga? hehe. Jangan dulu, karena yang memiliki nickname mpus_imut70 dalam cerita TM adalah seorang pria bernama Rana, sedangkan Lelakikelam adalah wanita cantik bernama Sofia. Apakah mereka berdua berpura-pura mengubah diri itu karena alasan yang sama seperti Jaf?. Yang jelas kata Sa, TM berangkat dari ide yang nakal. Wahhh!

Teknis Melatih Diri
Meski TM ditulis tidak untuk suatu target tertentu dalam arti coba-coba, tapi boleh dibilang teknis atau aturan-aturan yang diterapkan dalam penulisannya sangatlah rapih dan terencana. Jumlah kata, jumlah posting, jumlah kata perposting bahkan giliran penulis memposting lanjutan cerita disusun sedemikian rupa.

Dialah Sa yang mengatur semua teknis ini. Meskipun Sa mengaku dirinya tak tahu syarat pasti penulisan sebuah cerpen atau cerbung, tapi dia mencoba membuat aturan yang dia susun dari melihat-lihat pengumuman lomba menulis yang pernah diadakan di Indonesia, kemudian dari persyaratan yang ada di sebuah majalah wanita terkemuka tanah air juga perhitungan berupa jumlah katanya.

"Aku hanya menyampaikan ide. Pikirku, walaupun cerfet ini merupakan coba-coba, ga ada salahnya juga melatih diri menulis dengan batasan jumlah kata, dan latihan ini juga berlaku untukku juga lho," katanya merendah. Hal ini diakui Maknyak yang juga mengatakan bahwa cerfet bisa memotivasi para penulis muda untuk bereksperimen dalam hal tulis menulis.

Semula, cerfet TM akan berakhir pada episode 9. Tapi kemudian, pada sampai episode 3 diposting, Sa mengumumkan bahwa TM akan berjumlah 16 episode. Hal ini disebabkan karena Uyet baru bergabung. Teknis yang semula, dengan tiga penulis, Sa menerapkan tiga segmen yaitu pembuka, konflik dan penutup dengan urutan :
segmen 1 = penulis A - penulis B - penulis C
segmen 2 = penulis B - penulis C - penulis A
segmen 3 = penulis C - penulis A - penulis B
Maka dengan empat penulis, segmen juga bertambah menjadi empat dan urutan penulis bertambah disetiap segmen dengan 'penulis D'. Inilah yang menyebabkan jumlah episode TM menjadi 16 episode.

"Dengan penerapan segmen-segmen dan urutan berpindah seperti itu, diharapkan setiap penulis merasakan bagaimana di urutan pertama, kedua, ketiga dan keempat. Jadi tidak melulu berpola sama atau monoton," jelas wanita yang merasa dirinya nothing special ini.

Dan Sa mengaku bernapas lega, karena Tuteh, Jaf dan Uyet tidak keberatan dan bisa menerima ide teknis penulisan yang dia sampaikan. "For me it's okay, seru!" kata Uyet.

Sedang menurut Jaf yang pernah kena sanksi dipotong 300 kata untuk episode berikutnya karena posting terakhir yang ia tulis melebihi kuota maksimal 1500 kata, menjelaskan bahwa aturan yang Sa buat tidak semudah kelihatannya. Meski begitu, masih kata Jaf, Sa sangat membantu untuk selalu mengingatkan semua penulis untuk tetap konsisten pada aturan yang dibuat.

"Menurut saya mah, yang terpenting dari aturan yang dibuat Sa itu adalah bagaimana kita mematuhinya saja alias mendisiplinkan diri untuk mematuhinya," kata Jaf yang menyatakan diri si pemimpi ini.

Gaya dan Kesulitan
Keunikan lain dari menulis cerita keroyokan model cerfet adalah masing-masing penulis akan menjaga gaya penulisan mereka. Biar begitu diusahakan jalan cerita tetap utuh dan terjaga alurnya.

"Kalau penulis mengikuti gaya penulis yang pertama, artinya kurang greget dan orang ga akan tau itu cerfet. Jadi masing-masing menulis dengan gayanya sendiri. Itulah uniknya cerfet," kata Tuteh.

Jaf menjelaskan, walau berbeda gaya tapi cerita bisa nyambung karena selain punya gaya sendiri, dalam persentase yang layak para penulis juga saling mengakomodir gaya yang lain. Walaupun, masih tutur Jaf, dirinya kadang-kadang terbawa juga gaya menulisnya dengan penulis sebelumnya. Dia lalu mencontohkan perbedaan gaya menulis yang paling mencolok terjadi pada episode pertama ke episode kedua.

"Episode dari saya ke Tuteh. Saya merasa gaya saya lebih dewasa, maksudnya tua gitu. Sementara Tuteh hadir dengan gaya anak muda. Lebih ceria. Banyak ekspresi-ekspresi segar yang menarik," tambah bapak penyiar Radio ini.

Tentang gaya menulis, Uyet punya pendapat sendiri tentang gaya menulis Sa, Tuteh dan Jaf. "Mbak Sa itu sedikit lebih kalem dalam penulisan. Kalau Tuteh lebih blak-blakan, sedangkan pak Jaf lebih meledak-ledak," kata wanita yang jago mendesain web ini.

Sedangkan Sa menyatakan pujian dan surprisenya untuk masing-masing penulis yang terlibat dalam penulisan cerfet TM. "Saya surprise banget saat tulisan Jaf yg pertama muncul. Keren banget idenya. Sedangkan Tuteh, setelah dua cerfet sebelumnya, sepertinya kami berdua sudah saling mengerti dan bisa sejalan hehe.. Lalu tentang Uyet, dia full of surprise," katanya.

Lebih lanjut masing-masing penulis menceritakan kesulitan juga suka duka yang mereka alami dalam menulis cerfet TM. Tuteh misalnya, menjelaskan hampir tidak punya kesulitan sama sekali karena dirinya memang suka dan berpengalaman menulis cerfet. Tapi, "Kadang kesulitan yang Tuteh alami yaitu ga tau nama-nama tempat di Jakarta seperti cafe, perumahan, daerah ini itu hehehe.. trus kesulitan sama gaya Rana yang ngomong english, soalnya saya gak bisa english-englisan :D. Selebihnya suka semua hahahaha," celotehnya riang.

Kesulitan tentang nama-nama tempat juga dialami Uyet. "Tempat ini nyata atau imajiner. Klo nyata kan penggambarannya harus sesuai, sementara kalo imajiner ya suka-suka si penulis aja membayangkan. Tapi So far so good," jelas Uyet.

Buat Jaf, menulis cerita fiksi punya keasyikan tersendiri karena bisa seperti "Playing God". Menentukan nasib orang walaupun orang itu tidak nyata. Dan dukanya, "Kalau lagi nggak ada ide, atau saat cerita sudah ngembang jauh seperti sekarang. Sering kali bingung juga ngelanjutinnya.. hehe. Tapi ini bukan alasan untuk tidak meneruskannya," ucapnya penuh semangat.

Lain halnya dengan Sa yang menyatakan dirinya belum menemukan kesulitan yang berarti, "Apa ya.. kesulitan.. hmm.. ga ada. atau blum ada ya. Mungkin karena kami berempat punya sifat yg rada-rada sama. Suka mencoba yg baru, dan ga perlu takut salah soalnya ga ada jurinya :D," katanya yang juga mengatakan setiap penulis berusaha mengimbangi gaya yang ada.

Kesan 40 Kata
Terbiasa menulis dengan aturan jumlah kata, maka inilah pendapat Jaf, Uyet, Sa dan Tuteh selama menulis cerfet TM dalam 40 kata. Hitung ya :D.

Jaf : Kesempatan mengasah teknik menulis fiksi -khususnya tentang plotting -, belajar disiplin dalam menulis, belajar disiplin bekerjasama dan bertukar ilmu dengan sesama penulis. Namun yang paling berharga adalah kesempatan mendapat tanggapan dari audiens/pembaca serta mencari banyak teman. Thanks to Blogfam.

Uyet : Amazing. Menuliskan kalimat demi kalimat menjadi sebuah cerita membawa anganku jauh mengembara. Aku pernah dan sedang menjalani hidup yang tak jauh beda dengan background cerita. Jadi ya seperti membaca sebuah kisah nyata. Salut buat Mbak Sa, Pak Jaf dan Tuteh!

Sa : TM adalah cerfet ketiga. Jadi sudah agak lebih terbiasa untuk menanti dan memikirkan lanjutan cerita. Yang tidak biasa, adalah mengimbangi penulis baru yang notabene penuh dengan ide-ide 'nakal'. Ini yang aku lihat sebagai tantangan baru. Bisa ga mengimbangi mereka.

Tuteh : Kesannya ngikut cerfet ini hanya satu : I do enjoy it! Ini namanya menulis sambil belajar. Kita belajar dari gaya bahasa dan cara pemaparan teman yang lain. Menggabungkan ide seperti ini sangatlah cool. Jadi, cerfet = make you more clever!

The Messenger sudah memasuki episode 8, dan masih ada 8 episode lagi yang masih berada dalam imajinasi di kepala para penulisnya. Apakah cerita masih akan berjalan 'nakal' seperti episode-episode sebelumnya? ataukah akan lebih banyak surprise yang bakal membuat pembacanya semakin penasaran. Kita tunggu saja kelanjutannya.

Menanggapi banyaknya tanggapan positif warga Blogfam dengan hadirnya karya-karya cerfet ini, Maknyak menyampaikan kabar gembira bahwa Blogfam bermaksud menerbitkan hasil karya cerfet dari penulis-penulis yang tak lain adalah anggota Blogfam.

"Satu cerfet sudah selesai ditulis dan dua lainnya masih dalam proses penulisan. Mudah-mudahan ada penerbit yang mau diajak kerjasama untuk menerbitkan CERFET ini. Dan saya yakin akan menjadi fenomena yang menarik dalam dunia tulis menulis di Indonesia," kata Maknyak optimis.

Semoga sukses cerfet The Messenger. Sukses sastra Blogfam!.
---

Cerfet 'Tell Them What You Think', 'Sketsa Hati Tuteh' dan 'The Messeger' bisa dibaca disini.


posted by YNa at 5:45 PM

25 Comments:

Blogger JaF said...

Yna.. tob banget tulisannya. Sangat komprehensif. Mulai dari cara wawancara sampai lihat hasilnya seperti ini.. Saluuutt!!

1:10 AM  
Blogger sa said...

setujuh sama jaf. jadi gimanaaa gitu saat membaca komen sendiri dan dijadikan satu dg hasil wawancara. hihi..

2:53 AM  
Blogger Tuteh said...

setubuh! mba Na ikutan cerfet dong :D hihihi .. *lirik mamih Sa* la la la la.. na na na...

7:51 PM  
Blogger JaF said...

Eh iya.. ralat dikiiit aja.. Na, yang dimaksud itu Messenger kali ya.. bukan Messeger

Eniwei, seperti kata Sa dan Tuteh.. Te O Be.. Rasanya kayak orang tob gitu dikutip di tulisan.. hihihihihihi...

6:18 AM  
Blogger Uyet said...

lagi masa recovery, onlen, cek imel ada kabar ttg tulisan mbak na... OMG!! Tulisannya padat bermakna. Cuman ada beberapa tanda baca yg bikin saya bingung bacanya... kan, begini nih jadinya kalo writing-minded! segala tanda baca dikomen ekekeke...

Makasih untuk tulisannya mbak... dan aku kok setuju ma tuteh yak *lirik2 yg buled* keknya mbak na musti diajak cerfet nih!!

7:52 AM  
Anonymous YNa said...

Hatur nuhun, terima kasih banget buat para penulis TM yg lincah dan ceria.. hehe. Bbrp perubahan yg diminta sudah Na lakukan, jg dari Maknyak untuk memberikan url. Buat Uyet, tulung atuh bagian mana tanda bacanya yg kurang tepat (*berguru) hehe.. oya fotonya cantik kok :D. But oke, ntar diganti ya.. jgn cemberut gitu dunk :P.

2:54 AM  
Blogger Hani said...

tulisannya bagus Na, salut deh *two thumbs up for you*

3:25 AM  
Blogger abe_poetra said...

duh.. Na! satu yg abe dapat ambil disini! kamu tuh beneran 'deskriptif' alias semua alur tersusun rapi.. bravo lah.. ^_^

http://abepoetra.blogdrive.com/

9:50 AM  
Blogger -syl- said...

Hebat emang Na.. you're the best deh! liputannya OKE bangeeett! Keep up the creativity Na.. ;)

11:54 PM  
Blogger Mama Rafayra said...

keren banget na liputan nya, sekeren cerfet nya...sumpah deh ^_^

8:40 PM  
Anonymous Qky said...

hmmm *dua jempol*

6:28 PM  
Anonymous rudy said...

he he he namaku disebut2 hore...

3:15 AM  
Blogger tweedledeetweedledum said...

This blog is awesome! If you get a chance you may want to visit this download free ringtone site, it's pretty awesome too!

9:59 PM  
Blogger Bud Wiser said...

Great page! Excellent points! Hope I can get away from my ringtone juke box long enough to come back again! Keep up the great work!
ringtone juke box

11:19 PM  
Blogger cc Infopage said...

Yahoo News

Microsoft, Yahoo Reportedly Ready To Link Instant-Messaging Services (TechWeb via Yahoo! News)
Microsoft and Yahoo are expected to announce Wednesday interoperability between each other's instant messaging service, a move that could dramatically change a market that's been dominated by America Online Inc., a newspaper reported.


Today's News From & About Yahoo


cc Infopage: 30,000 daily updated Information Pages about all kind of subjects


PS: To get more, just click the links

11:49 PM  
Blogger cc Infopage said...

Yahoo News

Microsoft, Yahoo Reportedly Ready To Link Instant-Messaging Services (TechWeb via Yahoo! News)
Microsoft and Yahoo are expected to announce Wednesday interoperability between each other's instant messaging service, a move that could dramatically change a market that's been dominated by America Online Inc., a newspaper reported.


Today's News From & About Yahoo


cc Infopage: 30,000 daily updated Information Pages about all kind of subjects


PS: To get more, just click the links

11:50 PM  
Anonymous Anonymous said...

I came across you blog and thought you may find this site usefull. It has gas saving tips and where to find cheap gas. cheap travel

:)

5:53 PM  
Anonymous Anonymous said...

I came across you blog and thought you may find this site usefull. It has gas saving tips and where to find cheap gas. free legal music download

:)

5:53 PM  
Anonymous Anonymous said...

Well written blog on cool site web I have a related blog on cool site web

6:49 PM  
Anonymous Anonymous said...

hey nice posts i added you to my bookmarks

Just wanted to say everything you posted was a good read.
Its nice too see that some people create decent and entertaining blogs, yours kept me reading for well over 10 minutes.

Thanks!

1:09 AM  
Blogger Computer Anti Virus said...

Hey, nice blog and great info!
Woah! I never thought I would finally come across professional environment article
site, I've been searching for this high and low.
Come and check it out if you get time I would really appreciate it :-)

7:16 AM  
Blogger Yoggio said...

As mobile phones gradually become the most common consumer electronics, ringtones will become more and more popular. And as mobile phones develop other mobile software applications will also gain much ground.

8:35 AM  
Anonymous Anonymous said...

Hey, you have a great blog here! I'm definitely going to bookmark you!

I have a free sex videovendor site called Holden Tees. We're a small company and we sell shirts and stuff.

Come and check it out if you get time

-Holden Tees

10:29 PM  
Anonymous Search Engine Placement said...

Content is king they say yet when I use search phrases such as Article Directory I find that seeking knowledge still captures me so when people talk about Article Directory just remeber this is still the Information Super Highway.

11:07 AM  
Anonymous Links said...

Content is king they say yet when I use search phrases such as Links I find that seeking knowledge still captures me so when people talk about Links just remeber this is still the Information Super Highway.

4:00 AM  

Post a Comment

<< Home